Hal tersebut berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dilakukan pada 2-11 Juni 2012, dengan metode multistage random sampling dari 1.200 responden. Survei ini dilakukan dengan metode wawancara.
"Dukungan publik terhadap Partai Demokrat kini tinggal 11.3 persen," ujar peneliti LSI Adjie Alfaraby di kantor LSI, Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Minggu (17/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Survei ini menunjukkan tren menurun yang terus terjadi. Jika tidak ditahan, tren akan terus menurun dan menyamai perolehan PD 2004 yang hanya di angka 7.5 persen," terangnya.
Dari hasil survei itu, Golkar berada diurutan pertama dengan menembus angka di atas 20 persen atau tepatnya 20.9 persen.
"Sementara PDIP tetap di nomor dua dengan dukungan 14 persen," kata Adjie.
Untuk partai lain, lanjut Adjie seperti Gerindra, PKS, NasDem, PKB, PAN, PPP, Hanura tidak mendapatkan dukungan di atas 5 persen dari survei itu. Sementara itu responden yang belum menentukan dukungan terhadap partai sebesar 31.4 persen.
"Jarak Partai Golkar dengan dua partai yaitu PDIP dan PD kini di atas 5 persen. Ini jarak dukungan yang signifikan," ujarnya.
(fiq/fdn)











































