Pelempar Molotov di SCTV Sering Memukul, Pernah Diusir Warga

Pelempar Molotov di SCTV Sering Memukul, Pernah Diusir Warga

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 17 Jun 2012 12:53 WIB
Jakarta - Budiyanto, pelaku pelemparan botol berisi bensin ke kantor SCTV, Jl Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat, diduga stres. Budiyanto juga pernah diusir warga dari kediamannya karena sering melakukan pemukulan.

"Dia pernah diusir warga di rumahnya yang dulu di Cilandak karena suka memukul orang," kata kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan, Senin (17/6/2012).

Rikwanto mengatakan, warga sekitar rumah pelaku di Cilandak pernah menyarankan untuk membawa Budiyanto ke dokter. "Tapi tidak ada biaya jadi tidak pernah dibawa ke dokter," katanya. Sekarang Budiyanto menetap di Pondok Labu, Jakarta Selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Umijo, ayah Budiyanto, mengatakan anaknya bekerja sebagai tukang batu di Tanjung Priok. Dia dikeluarkan dari pekerjaannya karena ibunya sering sakit. "Sejak itu dua sering marah dan memukuli ibunya terutama bapaknya," kata Rikwanto.

Polisi telah memeriksa kediaman Budiyanto di Pondok Labu. Petugas tidak menemukan buku-buku atau dokumen yang mencurigakan.

"Rumah sudah digeledah dan tidak ditemukan buku atau hal-hal yang terkait terorisme," kata Rikwanto.

Rikwanto mengatakan, orangtua Budiyanto akan dibawa ke Polda untuk dimintai keterangan. Sedangkan polisi juga akan memeriksa kejiwaan Budiyanto.

(nal/nrl)


Berita Terkait