"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian saja," kata Humas SCTV, Uki Hastama, saat dihubungi detikcom, Minggu (17/6/2012).
Uki menegaskan insiden ini tidak terkait dengan aktivitas ataupun kondisi internal perusahaan. "Tidak ada hubungannya sama sekali. Kami belum terima laporan dari polisi mengenai motif pelaku pelemparan," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku melempar botol berisi bensin dan mengenai pintu kaca. Tapi tidak ada sumbu, tidak ada api, hanya bensin berceceran," sambung Uki.
Dia memastikan Budiyanto tidak pernah tercatat sebagai karyawan SCTV. "Kita sudah lakukan pengecekan nama, yang bersangkutan bukan karyawan SCTV,' ujar Uki.
Hingga semalam pelaku tidak mau berbicara saat diperiksa penyidik di Mapolda Metro Jaya. Namun siang ini terungkap bahwa Budiyanto adalah warga Pondok Labu, Jakarta Selatan. Dia diduga stres setelah dipecat dari pekerjaannya sebagai tukang batu di Tanjung Priok.
(fdn/nrl)











































