Misteri pelemparan molotov di kantor SCTV, Jl Asia Afrika, Jakarta Pusat, mulai terkuak. Pelaku Budiyanto diduga stres karena diberhentikan dari pekerjaannya sebagai tukang batu.
"Keterangan bapaknya yang bersangkutan stres karena diberhentikan sebagai tukang batu di Tanjung Priok," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan, Senin (17/6/2012).
Rikwanto mengatakan, polisi menanyai ayah Budiyanto, Umijo, di kediamannya di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan. Polisi akan memeriksa kejiwaan Budiyanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budiyanto diamankan setelah melempar kantor SCTV dengan molotov. Budiyanto mendatangi kantor SCTV kemudian melempar molotov ke lobi kantor itu pukul 16.00 WIB, Sabtu (16/6). Dia lalu melarikan diri dengan membonceng motor yang dikemudikan rekannya, namun berhasil ditangkap pengejarnya.
(nal/nrl)











































