Penggerebekan dilakukan Sabtu (16/06) sekitar pukul 17.30 WIB. Belasan petugas berseragam lengkap dari Polres Jakarta Pusat dan Polsek Senen memeriksa rumah yang berlokasi di Jalan Kramat 4 No 21 RT 02 RW 08 Kelurahan Kenari, Senen.
"Ada laporan yang diterima pimpinan, diduga jadi tempat praktik aborsi," kata Kapolsek Senen, Kompol Jajang Hasan Basri, saat dihubungi detikcom, Sabtu, (16/06/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barang bukti yang diamankan berupa uang tunai Rp 39.870.000, satu laptop, peralatan kedokteran, buku tamu dan 15 telepon genggam. Dalam penggerebekan petugas mengamankan 15 orang.
"1 Asisten dokter Anggi, bernama dokter Agus Santosa, satu calon pasien, satu pengantar dan 9 karyawan," terang Jajang.
Saat penggerebekan, dokter Anggi yang diduga pemilik rumah sedang tidak ada di tempat. Hingga saat ini statusnya masih dalam pencarian. "Dokter Anggi di TKP tidak ada jadi masih dicari," ucap Jajang mengakhiri pembicaraan.
(mad/)











































