"Saya kaget sekali saat turun dari taksi, tiba-tiba pak sopir tidak mau saya bayar," ujar Faisal dalam peluncuran buku bertajuk 'Faisal-Biem Bintang Independen' di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta Selatan, Sabtu (16/6/2012).
Sopir taksi itu tidak mau dibayar karena tahu Faisal adalah salah satu cagub yang akan berkontestasi dalam pilgub DKI Jakarta pada Juli mendatang. Atas yang dilakukan sopir taksi itu, Faisal pun merasa sangat terharu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demi sopir taksi dan warga Jakarta lainnya, Faisal berniat membenahi Jakarta jika terpilih sebagai Gubernur DKI. Dia akan berupaya keras menyingkirkan kemacetan dari Ibukota. Caranya antara lain dengan tidak membangun jalan layang di daerah pemukiman seperti di Jalan Antasari.
"Pusat kemacetan Bodetabek seharusnya ditambah bus TransJakarta yang ongkosnya lebih murah. Lalu kalau mau membangun yang murah nggak boleh menggusur yang kumuh dengan nantinya membangun apartemen, misalnya," terang Faisal.
Selain itu dalam membangun sistem transportasi kota, dia berjanji tidak akan mencampakkan yang sudah ada. "Sekarang banyak yang dicampakkan padahal seharusnya diberdayakan," ucap dia.
(vit/mad)











































