Faisal Basri dengan Ransel dan Sepatu Sandalnya

Faisal Basri dengan Ransel dan Sepatu Sandalnya

- detikNews
Sabtu, 16 Jun 2012 18:51 WIB
Faisal Basri dengan Ransel dan Sepatu Sandalnya
Jakarta - Ransel dan sepatu sandal sepertinya tak bisa lepas dari sosok cagub DKI, Faisal Basri. Baginya ransel dan sepatu sandal adalah perlengkapan wajib yang harus dibawanya. Kedua barang wajibnya ini menjadi salah satu topik dalam buku 'Faisal-Biem Bintang Independen'.

Buku yang ditulis Komarudin dan diterbitkan oleh La Tofi Enterprise Media, itu mengupas buku dan ransel Faisal di halaman 64-65. Rupanya bagi ransel dan sepatu sandal tak sekadar tempat untuk membawa sesuatu dan alas untuk berjalan, tapi simbol kesederhanaan.

Ransel dan sepatu sandal sudah menjadi ciri khas Faisal Basri. Hal itu dilontaran Wapres Boediono saat memberikan sambutan pada penuncuran buku landscap ekonomi Indonesia yang disusun Faisal Basri dan haris Munandar dalam seminar tentang kondisi, tantangan dan prospek ekonomi Indonesia pada pemerintah kedua SBY beberapa waktu lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Buku yang diluncurkan di Toko Gramedia Matraman, Sabtu (16/6/2012) ini menyebut Faisal adalah staf pengajar Fakultas Ekonomi UI yang punya gaya dan penampilan sederhana. Karena itulah dia digandrungi mahasiswanya.

"Wajahnya yang khas dan rambut tipis sering muncul di berbagai media. Kesederhanaan penampilan sedikit banyak merupakan pengaruh dari tokoh idolanya sekaligus seniornya yaitu Dorodjatun Kuntjoro Jakti dan gaya bicara ceplas ceplos tanpa tedeng aling-aling, kritis, dan berisi dalam menyikapi masalah ekonomi serta masalah yang dihadapi," begitu tulis Komarudin.

Komarudin menyebut sepatu sandal dan ransel yang disandang Faisal pernah mebuat keki pimpinan UI. Bahkan dia ditawari untuk dibelikan sepatu namun pria berkacamata ini menolak secara halus. Meski tas dan sandalnya sudah belel, namun Faisal tetap setia.

Kawannya sering membelikan Faisal ransel, namun dia belum berniat mengganti ranselnya. Kantong Doraemon. Begitu sebagian sahabat menjuluki ransel yang isinya sangat bersagam ini. Sepertinya semua benda ada di dalam ransel itu. Mulai dari notebook, botol minuman, kunci, cokelat, kamera, penutup mata, rokok, agenda, sikat gigi, kaca pembesar, stapler, tip ex, dan senter. Untuk 4 barang terakhir dia memilih yang minimalis agar bisa masuk kantong.

Alasan Faisal membawa botol minuman adalah untuk mengurangi beban sampah. Dia bahkan selalu menolak jika diberi plastik air mineral saat menghadiri pertemuan warga atau seminar.

Dituturkan dalam buku tersebut, sikat gigi selalu ada di tas sebagai persiapan jika dia tiba-tiba harus menginap. Sedangkan senter tersedia untuk mengantisipasi jika berada di tempat yang mati lampu.

Apa tidak berat membawa kantong Doraemon semacam itu? Tentu saja Faisal merasa berat. Apalagi ranselnya memiliki banyak ruang sehingga mirip kantor berjalan. Namun pilihan membawa ransel berat dilakoninya agar dalam perjalanan tidak merepotkan orang lain. Selain itu jika sedang bepergian, dengan hanya membawa ransel dia tidak akan memerlukan bantuan orang lain untuk membawanya.

Soal sepatu sandal, Faisal selalu memakainya baik untuk acara formal maupun nonformal. Bahkan ketika membantu Gus Dur di Istana, dia juga memakai sepatu sandal sederhana yang nyaman. Pun ketika menghadiri sidang kabinet dan bertemu pengurus Bank Dunia, faisal selalu mengenakan seragam kebesarannya: ransel dan sepatu sandal. Nah, Faisal mengartikan semangat kesederhanaan harus ditumbuhkan di tengah kemiskinan yang terjadi di mana-mana.

Selama tidak dilarang, Faisal akan terus memakai 'seragamnya' kendati kelak dia terpilih menjadi Gubernur DKI.

(vit/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads