"Setelah proyektil diangkat di paha kiri korban peluru nyasar pada Jumat pagi kemarin, proyektilnya kemudian dibawa untuk diuji balistik Puslabfor Mabes Polri yang berkedudukan di Makassar, paling cepat hasilnya diketahui besok," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Chevy Ahmad, dalam keterangan persnya di rumah jabatan Kapolda Sulsel, Jalan Mappaodang, Makassar, sabtu (16/6/2012).
Dalam hasil olah TKP yang dilakukan Polres Gowa, lanjut Chevy, diketahui peluru berasal dari arah atap rumah orang tua Rian. Hingga kini pihak Polres Gowa belum memeriksa seorang pun terkait kasus peluru nyasar ini. Polres Gowa sendiri belum memberi komentar terkait kasus ini.
Sementara itu, Rian, bocah kelas 3 SD Negeri Pao Pao itu kini harus menjalani perawatan intensif di ruang perawatan anak Theresia, kamar 709 RS Stella Maris, Makassar. Rian terancam tidak bisa mengikuti ujian kenaikan kelas akibat peristiwa yang dialaminya karena masih dirawat di RS Stella Maris.
(mna/asp)











































