"Tujuannya adalah penghematan BBM dan perilaku kendaraan yang baik," ujar Asisten Deputi Pengendalian Pencemaran Udara Sumber Bergerak Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Ade Palguna.
Hal itu dikatakan dalam acara Eco Driving Rally yang digelar oleh KLH di Parkit Timur Senayan, Jakarta, Sabtu (16/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka mendapat pendidikan cara mengemudi yang baik, ramah lingkungan. Kalau konsumsi BBM hemat, maka Co2 akan turun," jelasnya.
Ade menjelaskan sedikit bagaimana cara mengemudi agar dapat mengirit BBM. Seperti menginjak rem tidak boleh secara mendadak dan jika dalam kondisi macet lama maka sebaiknya mesin mobil dimatikan. Selain itu menginjak pedal gas harus secara perlahan.
"Kita menginjak gasnya kaya menginjak telur, pelan-pelan. Ada batas torsi maksimum, masing-masing mobil berbeda, kita tidak boleh melebih batas itu," ungkapnya.
Setelah diberi pendidikan mengemudi yang tepat, para peserta langsung mempraktikkannya. Para peserta mempraktikkannya dengan mengendarai kendaraan berkeliling Jakarta sejauh 24 km.
Acara hari ini dibuka oleh Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pudji Hartanto. Kegiatan tersebut merupakan acara tahunan yang digelar oleh KLH.
"Acara ini rutin, tahun depan akan lebih besar dan peserta lebih banyak," tutupnya.
(mpr/vit)











































