Duh! Hakim Agung & Hakim Adhoc Tipikor Sepi Peminat

Duh! Hakim Agung & Hakim Adhoc Tipikor Sepi Peminat

- detikNews
Sabtu, 16 Jun 2012 10:18 WIB
Duh! Hakim Agung & Hakim Adhoc Tipikor Sepi Peminat
Jakarta - Sejak tanggal 8 Juni 2012 lalu Komisi Yudisoal (KY) membuka pendaftaran untuk calon hakim agung. Namun H-13 sebelum pendaftaran ditutup baru ada 5 orang yang mendaftar.

"Sampai kemarin sore yang mendaftar sebagai peserta sudah 5 orang, yakni 2 dari hakim karir dan 3 dari non karir," kata Juru Bicara KY, Asep Rahmat Fajar, kepada wartawan, Sabtu (16/06/2012).

Sepinya pendaftar CHA tidak membuat KY patah arang. Lembaga ini tetap optimis para pendaftar akan banyak menjelang akhir. "Apalagi biasanya pendaftaran akan cukup banyak menjelang akhir penutupan pendaftaran," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menangani masalah ini, KY akan jemput bola ke tempat-tempat yang dianggap banyak CHA berpotensi, seperti di Pengadilan ataupun kampus. Pekan depan KY juga akan melakukan sosialisasi dan penjaringan langsung di beberapa kota besar Indonesia, seperti Surabaya, Bandung, Aceh dan Ambon.

"KY akan secara aktif menjemput bola ke tempat-tempat yang dianggap memiliki potensi CHA dalam jumlah besar dan belum mendapat kesempatan dilakukan sosialiasi dan penjaringan di seleksi sebelumnya, baik pengadilan, akademisi maupun praktisi," ungkap Asep.

Saat ini KY telah mengantongi 12 nama calon hakim agung. Namun DPR meminta 15 nama lagi sehingga total menjadi 27 nama. Dari 27 itu akan dipilih DPR menjadi 9 hakim agung. Hakim agung baru itu nantinya akan menggantikan 9 hakim agung yang pensiun tahun ini yaitu Harifin Tumpa, Atja Sondjaja, Imam Harjadi, Mieke Komar, Dirwoto, Mansur Kertayasa, Ahmad Sukardja, Rehngene Purba dan Djoko Sarwoko.

Sepinya peminat menjadi hakim juga terlihat untuk posisi hakim khusus menangani perkara-perkara korupsi. Saat ini MA membutuhkan 76 hakim adhoc Pengadilan Tindak Pidama Korupsi (Tipikor) tetapi peminatnya masih sangat sedikit. "Kalau di Medan, Sumatera Utara belum ada yang mendaftar," ujar sumber detikcom di MA.

(asp/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads