Ssst...Ada Baliho 'Kumisku Harapanku' di PRJ

Ssst...Ada Baliho 'Kumisku Harapanku' di PRJ

- detikNews
Jumat, 15 Jun 2012 15:44 WIB
Ssst...Ada Baliho Kumisku Harapanku di PRJ
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) resmi membuka Pekan Raya Jakarta (PRJ) tadi malam. Pembukaan berlangsung meriah. Ribuan booth pameran menawarkan berbagai produk barang dan jasa. Acara yang dikemas selama satu bulan dalam rangka menyambut HUT DKI Jakarta itu dimeriahkan dengan berbagai acara hiburan dan promo.

Ribuan pengunjung biasanya selalu memadati arena kegiatan tahunan tersebut. Namun ada yang menggelitik di antara ribuan spanduk dan baliho yang terpasang di arena PRJ. Sebuah baliho berukuran 3x2 meter dengan gambar gedung-gedung bertingkat, tugu Monas, jalan layang, kereta dan mobil berdiri tegak di sebuah hall PRJ. Yang menarik perhatian, di atas baliho itu terdapat logo 'Kumis' yang dilingkari tulisan "Kumisku Harapanku".

Mengapa logo ini menarik perhatian? Karena istilah 'Kumis' saat ini menjadi populer seiring adanya perhelatan pilkada di DKI Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Istilah 'kumis' selama ini selalu diasosiasikan dengan Calon Gubernur DKI Jakarta incumbent, Fauzi Bowo (Foke). Sehingga muncul kesan baliho tersebut berbau kampanye. Lantas, apakah baliho tersebut memang ada keterkaitannya dengan Foke?

Saat dikonfirmasi, Humas Pemprov DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia membantah baliho tersebut terkait dengan Gubernur Fauzi Bowo.

"Dilihat saja, apakah ada logo Pemprov DKI? Sejauh ini Pemprov tidak pernah mengeluarkan baliho seperti itu. Silakan konfirmasi ke pihak PRJ atau timses Pak Fauzi," jelas Cucu.

Ketua Forum Bersama Jakarta (FBJ) Awing, juga mengatakan baru mendengar adanya baliho di PRJ bertuliskan 'Kumisku Harapanku'. Menurutnya, sejauh ini belum ada rencana untuk terbitkan baliho dengan tagline tersebut.

"Nanti saya cek dulu apa memang ada organisasi pendukung yang mengirim baliho itu ke PRJ. FBJ sendiri tidak ada rencana mengirim baliho ke PRJ. Kalau organisasi pendukung lain boleh jadi, makanya saya cek dulu," tuturnya.

Hingga kini belum diketahui siapa pemilik baliho dan maksud dari tagline baliho tersebut.


(rmd/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads