OPM: Masyarakat Sipil di Papua Mudah Peroleh Senjata Api

OPM: Masyarakat Sipil di Papua Mudah Peroleh Senjata Api

- detikNews
Jumat, 15 Jun 2012 14:26 WIB
OPM: Masyarakat Sipil di Papua Mudah Peroleh Senjata Api
Jakarta - Berkali-kali Organisasi Papua Merdeka (OPM) menegaskan pihaknya tidak terlibat dalam aksi teror di Bumi Candrawasih. Menurut Panglima Tentara Nasional Pembebasan (TNP) OPM, Lambertus Peukikir, masyarakat sipil di Papua mudah mendapatkan senjata.

"Pistol yang kami dapatkan dari masyarakat sipil itu sejenis FN dan berpeluru bulat seperti kelereng. Saya coba kokang dan ditembakan ke kayu, kayu itu bocor dan pelurunya mantul," kata Lambertus kepada detikcom, Jumat (15/6/2012).

Senjata tersebut, menurutnya, didapatkan dari warga yang melaporkan ke Markas Besar OPM. Menurut Lambertus, senjata tersebut didapatkan warga secara resmi dari aparat di Papua. Lambertus mencoba senjata tersebut dari jarak 5 meter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak tahu bahannya dari apa, apakah timah, atau bahan apa. Senjata itu sudah ada di markas kami," ujarnya.

Untuk mendapatkan senjata itu, warga cukup mengisi formulir resmi dari Kepolisian Republik Indonesia dan menyerahkan uang sebesar RP 500 ribu. Setelah mengisi dan membayar uang pendaftaran, si pendaftar juga diharuskan membayar iuran di muka untuk jangka waktu 2 tahun, yaitu sebesar Rp 1,2 juta.

Setelah dinyatakan seluruh persayaratan lengkap, si pendaftar tersebut bisa langsung memegang tanda keanggotaan Perbakin.

"Nanti ditawarkan juga apakah mau pegang senjata laras panjang," tutur Lambertus mengutip warga yang diinterograsi pihaknya tersebut.

Disinggung mengenai bentuk peluru unik tersebut, Lambertus menggambarkan bila peluru itu memiliki warna seperti peluru kebanyakan.

"Dia berwarna kuning,"

(ahy/rmd)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads