"Masyarakat yang mau nyetor atau ambil uang di bank agar minta pengawalan ke kepolisian. Setidaknya pelaku mengurungkan niatnya, atau kalau tetap menjadi sasaran juga ada perlawanan dari polisi," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan di kantornya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (15/6/2012).
Rikwanto mengatakan, pihaknya senantiasa berupaya menciptakan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ini merupakan bentuk pelayanan polisi kepada masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini cuma-cuma, jadi jangan segan-segan untuk meminta pengawalan kami. Jangan pikir lama untuk bayar berapa, tidak, tidak usah dibayar," katanya.
Masyarakat juga diimbau waspada ketika melakukan transaksi di bank dalam jumlah besar. Perhatikan situasi di sekitar bila ada gelagat yang mencurigakan.
Menurut Rikwanto, pelaku biasanya mengamati korban atau sasaran yang melakukan transaksi besar.
"Pelaku memata-matai nasabah di bank. Manakala dia ambil uang besar, nanti ditandai," katanya.
Masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai modus perampokan terhadap nasabah. Berhati-hati bila ban mobil tiba-tiba gembos.
"Modusnya dengan gembos ban, atau diikuti lalu dibegal. Mereka langsung menembak pintu tengah mobil," tutupnya.
Perampokan terhadap nasabah terjadi pada Selasa (12/6) siang lalu di Jl Danau Sunter Barat, Sunter, Jakarta Utara. Saat itu, korban bernama Ahmed Abad Gujarat yang menggunakan mobil Avanza B 1834 PKM baru saja mengambil uang di Bank BCA Hermina, Tanjung Priok, Jakut.
Tiba-tiba, mobil korban dipepet motor. Pelaku dua orang kemudian menembak kaca mobil korban dan berhasil melarikan uang Rp 98 juta milik korban.
Kemudian, Rabu (13/6) siang, perampokan terhadap nasabah juga terjadi di Jl Jatinegara Timur 4, Jatinegara, Jakarta Timur. Dua pelaku menggunakan motor menembak Ari Sutan (70) yang saat itu tengah berjalan kaki setelah mengambil uang di Bank Mandiri.
Kedua tangan Ari mengalami luka tembak. Sementara pelakunya berhasil melarikan uang Rp 100 juta milik korban. Pelaku dari dua lokasi kejadian ini belum tertangkap.
(/)










































