Jejak buronan KPK Neneng Sri Wahyuni keluar dari Malaysia ke Indonesia tidak tercatat oleh imigrasi Malaysia. Menurut Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, seharusnya Neneng belum meninggalkan negeri Jiran itu.
"Sampai dengan sekarang tidak ada rekaman data base tentang keluarnya Neneng Sri Wahyuni dari Malaysia," demikian rilis dari KJRI Johor Bahru berdasarkan data dari imigrasi Malaysia yang diterima detikcom, Jumat (15/6/2012).
Dalam catatan imigrasi tidak diketahui bagaimana Neneng meninggalkan Malaysia menuju Indonesia. Dalam keterangannya, KJRI menyebutkan ada 3jalur resmi yang akan mencatat orang yang keluar masuk Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Melalui laut terdapat dua belas laluan yakni Stulang Laut, Pasir Gudang, Kukup, Tanjung Pengelih, Tanjung Belungkor, Tanjung Pelepas, Tanjung Puteri, Sebana Cove, Muar, Segamat, Mersing dan Batu Pahat;
3. Melalui udara hanya satu laluan di Sultan Ismail Senai Airport.
Tercatat juga kalau Neneng masuk ke Malaysia lewat Bandara Internasional Kuala Lumpur tanggal 27 Juli 2011 pukul 15.28 waktu setempat dengan menumpang pesawat Emirates EK 408. Kala itu Neneng memiliki visa Malaysia yang habis pada tanggal 25 Agustus 2011.
Lolosnya Neneng dari pantauan imigrasi ini kemungkinan kuat karena Neneng menggunakan identitas palsu. Informasi yang dikumpulkan detikcom dari petugas pelabuhan yang enggan disebutkan namanya, nama Neneng dalam manifes itu memakai nama Nadia. Alhasil, sama sekali nama Neneng tidak terendus dan tidak ada jejak.
Neneng, di dalam feri itu bersama 2 pria asal Malaysia dan seorang perempuan yang selalu menemaninya. Neneng atau 'Nadia' memakai kerudung dan cadar sehingga wajahnya tidak dikenali.
Setelah tiba di Pelabuhan Batam, pada Selasa (12/6), Neneng bersama rekan-rekannya sempat menginap 1 malam di salah satu hotel di Batam, sebelum akhirnya terbang ke Jakarta.
Informasi ini cocok dengan apa yang disampaikan KPK. Dalam jumpa pers, Rabu (13/6) malam, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas juga menyebut soal rute feri dan pesawat dari Batam ke Jakarta. (gah/)










































