Diketahui jasad tersebut bernama Wartodiyono, warga Paseban, Senen, Jakarta Pusat. Tidak ada tanda kekerasan yang ditemukan pada jasad berumur 53 tahun tersebut.
Berdasarkan surat keterangan kepolisian yang didapatkan di RSCM, diduga penyebab kematian karena sakit epilepsi.
"Dugaan mengidap penyakit epilepsi, tidak ditemukan tanda kekerasan," tulis surat keterangan kepolisian, Kamis (15/6/2012).
(rvk/rmd)











































