"Dibanding negara tertinggal, kita cukup bagus. Tapi perlu kerja keras program kesehatan ibu dan anak, HIV AIDS, dan pengeloaan air minum dan sanitasi," ujar Boediono.
Hal tersebut dikatakannya dalam pembukaan Silaturahmi Nasional Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (14/6/2012).
Menurut Boediono, komitmen MDGs adalah komitmen seluruh bangsa dan peran wanita adalah bagaimana menjalankan beberapa program MDGs yang ada di daerahnya. "Ada action program yang masing-masing dilakukan oleh PKK dan Dharma wanita," terangnya.
Boediono juga mengakui bahwa bangsa terbentuk dari keluarga dan perempuan memiliki peran sentral dalam pembentukan tersebut.
"Apa yang bisa kita lakukan dengan bangsa ini adalah memanfaatkan jalur keluarga yang kemudian jadi manfaat besar bagi warga," kata Boediono.
(tfq/rmd)











































