Soal Santunan Sukhoi, Menhub: Ada 3 Ahli Waris yang Belum Oke

Soal Santunan Sukhoi, Menhub: Ada 3 Ahli Waris yang Belum Oke

Pandu Triyuda - detikNews
Kamis, 14 Jun 2012 16:11 WIB
Soal Santunan Sukhoi, Menhub: Ada 3 Ahli Waris yang Belum Oke
Jakarta -

Pemerintah telah memberikan santunan kepada ahli waris korban kecelakaan pesawat Sukhoi SuperJet 100 kemarin. Namun ternyata masih ada 2-3 ahli waris yang belum selesai urusannya dengan pihak Jasa Raharja.

"Kemarin kami sudah serahkan asuransi santunan dari asuransi Jasa Raharja. Nah, dari Jasa Raharja, asuransinya masih ada 3 ahli waris yang belum oke. Namun saya bilang jangan tersandera yang lain gara-gara yang 3 ini, " ujar Menteri Perhubungan EE Mangindaan usai Rapat Kerja dengan Komisi V di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/6/2012).

Mangindaan mengatakan pihaknya meminta agar data ahli waris korban yang dimiliki Jasa Raharja dapat ditunjukkan juga ke Rusia agar proses pencairan asuransi dari PT Sukhoi Aircraft menjadi lebih cepat. "Jadi kami tetap laksanakan kemarin dan saya minta data ini ditunjukkan ke Rusia juga supaya menjadi bahan agar lebih cepat. Itu usaha yang kami lakukan," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mangindaan juga kembali mengatakan bahwa secara administrasi dari PT Sukhoi Aircraft telah memberikan surat kesanggupan kepada kementerian perhubungan dan bersedia menyesuaikan dengan regulasi di Indonesia.

"Bahkan ada angka yang sudah dia sebutkan. Posibilitinya bahwa dia akan menggunakan each per each nya Rp 1,25 miliar per orang. Kemudian saya sampaikan bahwa sekarang sedang diproses siapa-siapa ahli waris dengan menggunakan lawyer," pungkasnya.

Korban kecelakan pesawat Sukhoi Super Jet 100 menerima santunan dari pemerintah yang diwakili PT Jasa Raharja . Para korban mendapat santunan masing-masing senilai Rp 50 juta. Acara penyerahan santunan tersebut dilakukan di kantor Kementerian Perhubungan Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (13/6) kemarin.

(rmd/mad)


Berita Terkait