"Saya minta masyarakat agar tetap tenang, yang di Jayapura khususnya dan sekitarnya. Situasi sudah dikuasai aparat Polda yang dibantu Kodam dan intelijen," kata Kapolri di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (14/6/2012).
Kapolri memaparkan peristiwa ini berawal dari penangkapan 3 orang. Kemudian, kasus ini dikembangkan berdasarkan keterangan saksi-saksi.
Lalu, kata Kapolri, tim penyelidik gabungan Mabes Polri dan Polda Papua melakukan langkah-langkah penyergapan sekitar pukul 09.00 WIT.
"Sehingga dari beberapa kejadian tadi yang memang tadi sudah diketahui masyarakat, sebelum penyergapan terjadi dialog, ada senjata anggota Polri yang dirampas sehingga oleh anggota yang lain melindunginya. Karena sudah diancam akhirnya dilumpuhkan. Begitulah kejadian yang kurang lebih terjadi tadi. Dari kejadian tadi memang sudah ada dinamika di masyarakat," papar Kapolri.
Kerusuhan pecah di Perumnas III Waena, Jayapura, pagi tadi. 1 Orang tewas dan jenazahnya dibawa ke RS Bhayangkara, Papua. Polisi juga menyita panah dan molotov.
(aan/nrl)











































