KPK mengundang calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta pada Kamis (14/6/2012) untuk menyampaikan hasil akhir proses verifikasi harta kekayaan. Laporan akhir tersebut akan disampaikan pada pukul 14.00-16.00 WIB, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
"Para cagub dan cawagub Pilkada DKI akan diundang ke KPK, untuk menyampaikan hasil akhir proses verifikasi harta kekayaan," ujar Deputi Bidang Direktorat Penyidikan dan Pelayanan KPK, Dedie A Rachman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Urutan kedua cagub terkaya diisi oleh calon dari jalur independen, Hendardji Soepandji. Kekayaan purnawirawan jenderal bintang dua itu Rp 32 miliar. Urutan ketiga ditempati Jokowi yang memiliki kekayaan Rp 27,2 miliar. Di bawah Jokowi ada Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, dengan kekayaan Rp 19,4 miliar.
Hidayat Nur Wahid menempati urutan kelima dengan kekayaan Rp 12,1 miliar. Sedangkan calon gubernur dari jalur independen, Faisal Basri, ada di urutan terakhir dengan total kekayaan Rp 4,2 miliar.
Berikut urutan kekayaan para cagub DKI Jakarta beserta wakilnya hasil verifikasi tim Laporan Kekayaan Harta Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK:
1. Fauzi Bowo Rp 59,3 M ditambah US$ 325 ribu dan Nachrowi Ramli Rp 15,7 M
2. Hendardji Soepandji Rp 32 M dan Riza Patria Rp 2,7 M
3. Jokowi Rp 27,2 M ditambah US$ 9.876,23
4. Alex Noerdin Rp 19,4 M dan Nono Sampono Rp 13,7 M
5. Hidayat Nur Wahid Rp 12,1 M ditambah US$ 7500 dan Didik J Rachbini Rp 7,7 M
6. Faisal Basri Rp 4,2 M dan Biem Benyamin Rp 33,7 M
(/mok)










































