Al-Sadr Serahkan Kota Suci Najaf
Jumat, 20 Agu 2004 06:05 WIB
Jakarta - Pemimpin radikal Syiah, Muqtada Al-Sadr memerintahkan pasukannya untuk menyerahkan Kota Suci Najaf pada pejabat agama tertinggi Irak. Tindakan itu dilakukan setelah adanya ancaman dari Perdana Menteri Irak Iyad Allawi yang menyerukan Al-Sadr untuk menyerah.Sebelumnya, serangan para militan di sebuah kantor polisi menewaskan tujuh orang polisi dan melukai 35 lainnya. Malamnya, sekitar 30 ledakan mengguncang kota tua itu, saat pasukan AS memborbadir posisi milisi di sebelah Timur tempat suci Imam Ali tersebut.Menanggapi ultimatum Allawi, orang dekat Al-Sadr mengatakan, ulama itu telah memerintahkan pengikutnya untuk menyerahkan tempat suci yang telah mereka kuasai selama dua minggu tersebut.Tapi dalam sebuah surat yang diperlihatkan stasiun TV Al-Arabiya, Al-Sadr mengatakan, ia tidak akan menarik pasukan Al Mahdi nya.Belum ada kepastian, kapan perintah terbaru dari Al-Sadr untuk menarik mundur pasukannya dari Najaf itu akan segera dilaksanakan. Sampai saat ini baik pasukan milisi maupun pasukan AS terlihat tetap berada di posisinya masing-masing.
(fab/)











































