Asmara Dewi (26), ibu Diva, tadi pagi mengecek ATM-nya dan tertulis saldo sekitar Rp 190 juta.
"Cuma uangnya sudah saya ambil buat bayar utang tetangga waktu utang pengobatan Diva di RS sebelumnya. Takutnya jadi omongan. Jadi saya sudah nggak ada utang pada tetangga kanan kiri," ucap Dewi kepada detikcom, Kamis (14/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
"Kemarin dari pihak RSAB Harapan Kita menyuruh saya ke Dinas Kesehatan Depok. Katanya Jamkesda Diva mau diperpanjang," ujar Dewi, kepada detikcom, Kamis (14/6/2012).
Menurut Dewi, siang ini dia akan bertemu dr Eni, Kepala UPT Jamkesda Depok. Dia berharap kabar Jamkesda Diva akan diperpanjang benar adanya.
"Kabarnya surat pemberhentian Jamkesda sudah dikeluarkan. Nanti surat ditarik dulu, lalu kita perpanjang," kata Dewi.
Pagu Jamkesda Rp 100 juta. Dewi telah menggunakan asuransi dari pemerintah itu untuk berobat sejak Diva lahir. Karena Diva masih butuh pengobatan, maka Dewi gembira mendapat Jamkesda "gelombang 2".
Diva saat ini masih berada di RSAB Harapan Kita. Diva sudah dilatih minum susu pakai gelas.
"Rabu (13/6) sore Diva belajar minum susu dapat 20 cc. Tapi Diva masih di ruang ICU. Alat untuk nafas, infus dan oksigen sudah dicabut. Kalau alat bantu untuk minum susu belum dicabut," ceritanya.
Dewi menerima uluran tangan dermawan lewat nomor rekening Bank Mandiri 157-00-0330782-5 atas nama Lilis Suryati, ibu kandungnya.
(nwy/nrl)










































