"Sekitar 6,85 persennya atau 2.500 dari total 36.490 peserta yang tidak hadir," kata Ketua Panitia Lokal SNMPTN Yogyakarta, Prof Dr Budi Prasetyo Widyobroto kepada wartawan di kampus UGM, Rabu (13/6/2012).
Menurut Budi, pihaknya juga mengetahui apa yang menjadi penyebab mereka tidak hadir ujian tulis. Oleh karena itu, panitia lokaln telah berkoordinasi dengan panitia pusat untuk mengetahui penyebabnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi mengatakan dari tiga PTN di Yogyakarta untuk lokasi ujian di UGM (IPA) yang tidak hadir sebanyak 1.149 peserta, di UNY (IPS) sebanyak 947 peserta, dan 404 peserta di UIN Sunan Kalijaga.
Mengenai permintaan pemerintah melalui Kemendikbud agar PTN termasuk UGM untuk menambah 10 persen kuota mahasiswa yang diterima dalam SNMPTN, dia mengatakan hal itu menyesuaikan kondisi fasilitas dan kapasitas fakultas masing-masing. Pihaknya akan rapat dengan dekan-dekan fakultas untuk membicarakan masalah penambahan kuota tersebut.
"Yang berwenang adalah masing-masing fakultas. Dekan yang tahu kondisi riil di lapangan baik sarana dan prasarananya," ungkap Budi.
Menurut Budi tahun ini jumlah calon mahasiswa UGM yang diterima lewat jalur SNMPTN ujian tulis sebanyak 3.442 calon. Penambahan kuota mahasiswa yang bisa diterima di UGM sekitar 340-an kursi.
(bgs/try)











































