"Rumahnya kosong, Inisialnya A. Dia tinggal di Depok. Sudah didatangi sejak hari laporan sore itu. Dari keluarga menyatakan sudah beberapa bulan lalu hilang dari Depok," kata Kapolres Depok, Kombes Mulyadi, di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (13/6/2012).
Mulyadi mengatakan pihak yang merasa dirugikan akibat PT GRJ bisa melapor ke polisi. Jumlah nasabah perusahaan ini mencapai 10 ribu orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulyadi mengatakan uang investasi ini ditanamkan ke berbagai bidang. Keuntungan investasi dibayarkan secara tunai. Namun para nasabah mulai curiga setelah keuntungan investasi di perusahaan itu macet.
"Keuntungan dibayarkan secara cash dan dibayarkan bendahara mereka, namun saat ini bendahara kabur semua," jelasnya.
(nal/vit)










































