"Timses merasa kampanye Foke sangat menyesatkan. Timses mewaspadai bahayanya," kata Basuki di kediamannya jalan Muara Karang P8 Utara, Pluit, Jakarta Utara, Rabu (13/6/2012).
Pria yang akrab disapa Ahok ini menilai calon incumbent dalam pilkada DKI Jakarta telah menyesatkan masyarakat. Data-data yang disampaikan oleh calon yang masih menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta tersebut tidak sesuai lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehingga Ahok berencana membuat iklan asalkan dana dari relawan. Hal tersebut diakui Ahok karena dirinya tidak memiliki uang untuk iklan kampanye dirinya dan Joko Widodo.
"Kayaknya kemarin timses laporkan butuh Rp 5 miliar lagi. Mungkin sampai Rp 20 miliar. Ini ada kecenderungan mereka mau iklan tv, tapi prinsip kami jelas. Jika mereka ada uangnya, silakan saja. Tapi saya dengan pak Jokowi tidak ada uang. Saya nggak bisa, karena yang paling mahal TV justru, itu kita nggak berani," ungkap Ahok.
Mantan bupati Belitung Timur ini juga menyampaikan konsep iklannya dengan menyebarkan DVD program kampanye pasangan mereka. Hal tersebut Ahok lakukan karena ingin menandingi iklan kampanye pesaing incumbentnya.
"Kita minta relawan mana yang mau kasih dana tanpa ikatan. Kami akan akali dengan DVD yang kita masuki ke tiap rumah. Kemungkinan kita juga bikin spanduk untuk menandingi iklan kampanye Foke yang luar biasa membodohi rakyat," tutup Ahok.
(mad/mad)










































