Bayi Diva Penderita Jantung Bocor Sangat Butuh Bantuan Segera!

Bayi Diva Penderita Jantung Bocor Sangat Butuh Bantuan Segera!

Indra Subagja - detikNews
Selasa, 12 Jun 2012 20:18 WIB
Bayi Diva Penderita Jantung Bocor Sangat Butuh Bantuan Segera!
Jakarta - Asmara Dewi, hanya bisa berdoa dan berharap. Ada dermawan baik hati yang mau menolong anaknya Diva Anggraini (2 bulan), yang mengalami gangguan di paru-paru dan jantungnya. 13 Juni, jatah Jamkesda sudah habis.

"Ini dana dari Jamkesda Rp 100 juta sudah habis, besok. Jadi kalau bisa kami minta tolong, ada dana segera," jelas Dewi yang suaminya hanya bekerja sebagai Abdi bekerja sebagai satpam outsourcing di PT KAI Pondok Cina.

Dewi menceritakan itu saat berbincang dengan detikcom, Selasa (12/6/2012) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak RS Harapan Kita sudah menanyakan soal jaminan. Dewi pun sudah berupaya mengurus dana tambahan ke Jamkesda, tetapi tidak bisa lagi diperpanjang karena jatahnya hanya Rp 100 juta.

"Jadi kalau tidak ada dana, ya mau bagaimana lagi. Kami hanya orang kecil, terpaksa Diva mau dibawa pulang," terang perempuan berusia 25 tahun ini.

Bagi dermawan yang ingin membantu, Dewi memberikan nomor rekening ibunya di Bank Mandiri 157-00-0330782-5 atas nama Lilis Suryati.

"Saya minta tolong, buat anak saya," imbuh dia.

Kisah itu bermula saat Dewi melahirkan anak keduanya itu di bidan di daerah Pondok Cina, Depok, pada 27 April 2012. Dia sudah keluar biaya Rp 12 juta di RS Tumbuh Kembang. Biaya itu pun dia dapat dari sumbangan tetangga dan kerabatnya.

Di RS itu Dewi tidak bisa menggunakan Jamkesda. Di RS itu Diva didignosa penyakit paru-paru dan pembengkakan di jantung. Dewi lalu memutuskan membawa Diva ke RS Mitra Keluarga Depok. Di RS itu juga sudah menggunakan Jamkesda yang aktif pada 7 Mei, sedangkan Diva sudah masuk ke RS itu sejak 3 Mei.

Singkat cerita, dokter RS itu mendiagnosa Diva sakit paru-paru dan jantung bocor. Dokter itu lalu merujuk Diva ke RS Jantung Harapan Kita. Biayanya pun dari Jamkesda.

Pada 23 Mei, Diva dipindahkan ke RSAB Harapan Kita yang berada di depan RS Jantung Harapan Kita karena kebocoran jantung diindikasikan tidak terlalu parah. Di RSAB Diva dioperasi pada 4 Juni karena ada otot perut yang menutup paru-paru.

Namun terhitung siang hari ini, jumlah biaya yang sudah dikeluarkan di RSAB sekitar Rp 57 juta. Untuk diketahui Jamkesda hanya menanggung biaya Rp 100 juta. Uang Jamkesda hanya sisa Rp 12 juta karena sudah dipakai di RS Mitra Keluarga Depok, RS Jantung Harapan Kita dan RSAB Harapan Kita.

"Karena biayanya tinggal Rp 12 juta dan kita nggak ada biaya lagi, makanya kita harus pulang besok. Padahal dari RSAB bilang akan ada operasi tahap 2," ucap Dewi yang beralamat di Jl Stasiun Pondok China RT 1/8 Depok ini.

(ndr/gah)


Berita Terkait