Pemerintah & LSF Bahas Ditarik Tidaknya 'Buruan Cium Gue'
Kamis, 19 Agu 2004 18:25 WIB
Jakarta - Pemerintah yang diwakili oleh Asisten Deputi Menteri Pariwisata, Bakri MM, bersama Lembaga Sensor Film (LSF) dan Badan Pembinaan Perfilman Nasional (BP2N), menggelar rapat di kantor LSF.Rapat berlangsung di lantai 5 Gedung LSF, Jl.MT Haryono, Jakarta, Kamis (19/8/2004) dimulai pukul 14 WIB dan hingga pukul 18.25 WIB masih berlangsung. Mereka khusus membahas film remaja "Buruan Cium Gue" (BCG), apakah perlu ditarik atau tidak sesuai dengan desakan sejumlah sekelompok masyarakat.Hadir dalam rapat itu sejumlah narasumber yang diundang yaitu Slamet Rahardjo, Maman Ratman, Eva Rosdiana, dan Chand Parwez dari Star Vision. Raam Punjabi dari Multivision Plus berhalangan hadir.Sementara, Raam Punjabi yang dihubungi wartawan per telepon mengaku tidak bisa hadir karena baru tiba dari Australia. Dia mengaku akan ada jadwal bertemu MUI, namun waktunya belum diketahui.Raam yang memroduksi BCG bersikeras bahwa yang bisa menarik film itu adalah pemerintah. Bukankah Asisten Menteri Pariwisata adalah mewakili pemerintah juga? "Tidak bisa, karena beliau bukan menteri," alasan Raam.Tapi meski nantinya ternyata film itu ditarik dari pasaran, tidak akan banyak berpengaruh. Pasalnya, jadwal tayang BCG telah berakhir Jumat besok.
(nrl/)











































