"Masing-masing TKP (tempat kejadian perkara) berbeda, antara kabupaten berbeda, Puncak Jaya, Mimika, Jayapura berbeda. Mereka berdiri masing-masing dan belum ada jaringan yang sama," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Saud Usman Nasution, di Jakarta, Selasa (12/6/2012).
Saud mengklaim situasi di Papua kondusif, meski sebagian masyarakat merasa takut untuk melakukan aktivitas malam hari akibat serangkaian aksi penembakan yang meneror provinsi tersebut
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guna mengusut tuntas kasus penembakan terhadap warga sipil dan personel TNI, Mabes Polri menerjunkan penyidiknya yang dipimpin langsung oleh Direktur Tindak Pidana Umum, Brigjen Pol Aridono. Ada 30 tim yang diterjunkan untuk membantu Polda Papua.
Sebagian kalangan menilai insiden penembakan terkait dengan eskalasi politik yang ada di provinsi tersebut. Namun Polri enggan berandai-andai bila rentetan insiden berdarah itu memiliki keterkaitan dengan politik.
"Dari kacamata intelijen berbeda penyelidikan. Jadi kita tidak memiliki perkiraan pada data intelijen atau politik, semuanya berangkat dari TKP," papar Saud.
(ahy/mad)










































