Apa Agenda Rapat Maraton SBY dengan DPP dan Pendiri PD?

Apa Agenda Rapat Maraton SBY dengan DPP dan Pendiri PD?

- detikNews
Selasa, 12 Jun 2012 13:34 WIB
Apa Agenda Rapat Maraton SBY dengan DPP dan Pendiri PD?
Jakarta - Malam ini DPP PD dipanggil Ketua Dewan Pembina PD, Presiden SBY, ke Cikeas. Rabu (13 Juni) malam, SBY menggelar pertemuan dengan pendiri PD di Hotel Sahid, Jakarta. Ada sesuatu yang genting?

Tak bisa dipungkiri pertemuan ini sangat terkait dengan runtuhnya popularitas PD di mata publik. Dalam survei terakhir bahkan popularitas PD jatuh di bawah 10 persen.

Karena itulah pendiri PD menggalang pertemuan dengan DPP dan DPD tingkat I PD. Menghadirkan SBY, pendiri PD kemudian akan melahirkan semacam rekomendasi berupa sikap politik untuk SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas kenapa sebelum rapat Pendiri PD, SBY terlebih dahulu memanggil pengurus DPP PD ke Cikeas? Apakah ada sikap politik yang mendesak harus diambil SBY?

"Ya konsolidasi. Itu silaturahim rutin saja, biasa sebagai Ketua Dewan Pembina memberikan arahan-arahan," kata Wakil Ketua Umum PD Max Sopacua menuturkan agenda rapat DPP PD di Cikeas malam ini, kepada detikcom, Selasa (12/6/2012).

Apakah ada kaitan antara rapat SBY di Cikeas dengan rapat bersama pendiri PD Rabu (13/6) malam esok? Isu gencar di elit PD, Presiden SBY tengah mencari dukungan untuk melakukan bersih-bersih internal PD. Sejumlah kalangan menyebut evaluasi di internal PD telah sampai puncak, beberapa lainnya menyebut ada dorongan agar Ketua Umum PD Anas Urbaningrum nonaktif sementara demi perbaikan citra PD yang terseok karena kasus Wisma Atlet dan Hambalang.

Anggota Forum Pendiri PD, Andi Saiman, tak memungkiri sejumlah kasus hukum yang menimpa kader PD telah merontokkan popularitas PD. Perbaikan citra PD menjadi mendesak dilakukan dengan upaya konkret.

"Itu sangat mengganggu. Artinya kami melakukan pertemuan forum dan pendiri dan deklarator untuk menyampaian yang terbaik kepada daerah bahwa itu yang melakukan adalah individu. Ini tidak terkait organisasi. Itu prilaku individu-individu. Kita sebagai forum pendiri dan deklarator bagaimana memperbaiki citra. Karena perbuatan seperti ini," paparnya.


(van/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads