"8 bulan terakhir, badai terus menghadang Demokrat. Sebagai pendiri kita prihatin, jadi bersama-sama memperbaiki. Ini bukan untuk KLB (Kongres Luar Biasa) karena kita harus kompak," ujar Sekjen FKPD Sutan Bhatoegana saat dihubungi, Selasa (12/6/2012).
Menurutnya, pertemuan tidak membahas kasus dugaan korupsi yang melilit elite partai. Sutan juga menjamin tidak akan ada bahasan mengenai usulan agar Anas dan Andi Mallarangeng mundur karena ikut disebut-sebut Nazaruddin terkait proyek Hambalang. "Tidak ada bahasan yang seperti itu," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini gerakan moral menunjukkan kepada DPP dan pihak luar. Kami pendiri tetap bersatu di belakang Pak SBY untuk mengawal program pemerintah. Kita mengingatkan lagi perilaku politik bersih cerdas dan santun," imbuhnya.
Mengenai kabar pertemuan SBY dengan Ketua DPD I malam nanti di Cikeas, Sutan mengaku belum mengetahuinya. Bilapun ada, Sutan menganggap pertemuan itu hanya konsolidasi untuk pertemuan Hotel Sahid.
"Saya enggak tahu yang itu. DPD I datang ke sini diundang untuk ikut besok. Kalau dipanggil ke Cikeas, enggak salah dong? Kalaupun ada pertemuan Cikeas, hanya konsolidasi untuk besok," jelas dia.
(fdn/nrl)











































