Keterkejutan itu terlihat dari grafik yang dipampang Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), di Gedung Kemendikbud, Jl Sudirman, Senin (11/9/2012).
Terlihat dari grafik tersebut terlihat APK Jatim memiliki angka tertinggi yaitu sebanyak 72 persen, disusul Jateng sebanyak 64 persen, dan Jabar 59 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berikan saya bahan untuk analisa kenapa sampai angka di Jabar lebih rendah dari Jawa Tengah, padahal populasinya lebih banyak dari Jateng dan Jatim," imbuh Nuh.
sebelumnya, Panitia SNMPTN, Ahkmaloka mengungkapkan ada peningkatan kuota kursi bagi pendaftar yang ingin masuk ke perguruan tinggi negeri untuk 2012 sebesar 120 ribu kursi.
"Jumlah ini meningkat dari kuota tahun sebelumnya yang mencapai 118.233 kursi di tahun sebelumnya," kata Akhmaloka, di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jl Sudirman, Senin (11/6/2012).
Kenaikan tersebut disebabkan beberapa perguruan tinggi negeri membuka program studi baru.
Dia juga menyebutkan, pemerintah juga telah menetapkan biaya SNMPTN untuk ujian tulis tahun ini sebesar Rp 150.000 untuk peserta kelompok IPS atau IPA. Sementara untuk jalur kelompok IPC biaya ditetapkan sebesar Rp 175 ribu.
Angka Partisipasi Kasar (APK) didefinisikan sebagai perbandingan antara jumlah murid pada jenjang pendidikan tertentu (SD, SLTP, SLTA dan sebagainya) dengan penduduk kelompok usia sekolah yang sesuai dan dinyatakan dalam persentase. Hasil perhitungan APK ini digunakan untuk mengetahui banyaknya anak yang bersekolah di suatu jenjang pendidikan tertentu pada wilayah tertentu.
(ahy/mpr)











































