Polda Jatim Bantah Menekan Keluarga Syaifuddin Umar
Kamis, 19 Agu 2004 16:05 WIB
Surabaya - Polda Jatim membantah telah melakukan penekanan terhadap Mayor Pol (Purn) Umar Ibrahim, ayah Syaifuddin Umar, sehingga melunak dan tidak mempersoalkan dugaan penyiksaan yang dialami anaknya.Bantahan ini disampaikan Kadiv Humas Polda Jatim Endro Wardoyo usai pertemuan tertutup Kapolda Jatim Irjen Pol Edi Sunarno dengan Umar Ibrahim di Mapolda Jatim, Jl. Achmad Yani, Surabaya, Kamis (19/8/2004)."Tidak ada upaya menekan. Tadi Anda sudah wawancara sendiri dengan Pak Umar. Dia terlihat riang, wajahnya ceria. Kan tidak terlihat wajahnya ditekan. Kalaupun tadi dia datang didampingi pengacaranya, itu haknya," ujar Endro.Menurut Endro Wardoyo, pertemuan Kapolda Jatim dengan Umar Ibrahim itu hanya silaturahmi karena Umar pernah menjadi anak buah Kapolda jatim saat bertugas di Irian pada tahun 1990-an."Pertemuan tadi tidak membahas persoalan lain. Itu semacam nostalgia pimpinan dengan mantan anak buahnya saat bertugas di Irian. Jadi tadi hanya makan-makan dan ngobrol," kata Endro.Jadi, tidak membahas kasus penangkapan dan dugaan penyiksaan terhadap Syaifuddin? "Tidak terkait soal itu. Kebetulan saja kasusnya bersamaan dengan kasus itu," tepis Endro.Di dalam pertemuan, menurut Endro, juga tidak ada upaya klarifikasi dari keluarga tentang kasus Syaifuddin yang diduga menyembunyikan Azahari.Endro juga menegaskan Polda Jatim tetap mempersilakan keluarga Syaifuddin jika ingin melaporkan kasus ini. "Tapi sampai sekarang belum ada pengaduan keluarga korban ke kepolisian. Tapi silakan kalau mau lapor, kita akan membantu mengungkapnya."Tentang kenapa Syaifuddin tidak ditahan, menurut Endro karena yang bersangkutan sedang sakit. "Sekarang kan dia sakit. Setelah sehat kita lihat perkembangannya, apakah ditahan atau tidak. Tapi kemungkinan ditahan itu ada."Dalam kesempatan itu Endro Wardoyo juga menegaskan ada tiga aktivis Islam yang diburu adalah tidak benar. Sebab hanya Syaifuddin Umar yang ditangkap dan diamankan.
(gtp/)











































