Hal itu diceritakan oleh pengawal pribadi Om Liem, Nitisasmito (70), di rumah pertama Om Liem di Jakarta Jalan Gunung Sahari 6 No 12, Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Rumah itu saat ini dijaga oleh Nitisasmito.
"Saya sangat bangga sekali bisa ketemu dengan orang seperti itu, dia pengertian, merakyat, mendasar. Beliau benci sama orang yang main judi, penjaganya nggak boleh ngerokok sama judi," kata Nitisasmito.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia orang yang ingin terus membawah, dia selalu memperhatikan kebersihan dan kerapian, dia contoh yang baik. Orang itu baik sekali," tuturnya.
Nitisasmito mengaku terakhir bertemu Om Liem empat tahun yang lalu saat acara ulang tahun peresmian PT Indofood. "Waktu itu dia bagi-bagi uang, nggak banyak sih. Waktu itu saya bilang makasih, dia cuma bilang hmm," kenangnya.
Om Liem meninggal di Raffles Hospital Singapura pada Minggu (10/6) sekitar 15.00 WIB. Bisnis pria kelahiran Tiongkok, 16 Juli 1916 ini diteruskan oleh anaknya, Anthony Salim, beserta menantunya, Franciscus Welirang.
(tor/nrl)











































