"Pertama tanggapannya senang ada partai membiayai calegnya karena banyak orang-orang yang memiliki kemampuan intelektualitas tapi tidak punya kemampuan logistik," kata Sekjen PPP M Romahurmuziy kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/6/2012).
Namun, menurut Romi, NasDem harus menunjukkan keterbukaan. Utamanya, apabila menginginkan agar semuanya transparan dan parpol lain mengikuti langkahnya.
"NasDem tentu memiliki sesuatu keinginan untuk pembaharuan dan perlu publikasinkan darimana anggaran itu. Karena kalau dari orang dan perusahaan itu ada batasannya dalam UU Pemilu," Romahurmuziy.
Romi berpendapat parpol seharusnya mengedepankan ideologi karena pemilih tidak memilih karena kekuatan uang.
"Keterpilihan caleg itu bukan karena uangnya. Tapi rakyat bukan memilih karena kekuatan uang tapi lebih banyak kepada ideologi partai. Karena kalau semata-mata itu akan meninggalkan kerusakan mental. Karena dikhawatirkan caleg dapat dari partai, jangan-jangan partainya memerintah untuk mengembalikan modal yang diberikan," tandasnya.
(van/aan)











































