"Itu bumerang bagi NasDem, mereka lupa filosofi. Wakil rakyat membawa nama rakyat harus mumpuni, jadi tidak dibiayai lagi. Kalau (dibiayai) begitu, nanti mereka jadi wakilnya Surya Paloh dan Hary Tanoe, bukan wakil rakyat," kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Senin (10/6/2012).
Menurut Ruhut, caleg yang dimodali biaya kampanyenya pasti akan berusaha membalas jasa. "Kalau dibayari, nanti musti ada take and give. Harusnya caleg biaya sendiri," tukasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(/)










































