Diduga Ditangkap, Tiga Aktivis Majelis Mujahidin Surabaya Hilang

Diduga Ditangkap, Tiga Aktivis Majelis Mujahidin Surabaya Hilang

- detikNews
Kamis, 19 Agu 2004 15:04 WIB
Surabaya - Penangkapan terhadap aktivis Muslim diduga masih terjadi. Tiga aktivis Majelis Mujahidin Surabaya hingga kini belum diketahui keberadaannya. Majelis Mujahidin akan menanyakan kepada Polda Jatim tentang kemungkinan ketiga anggotanya ditangkap. Menurut Ketua Majelis Mujahidin Surabaya, Zulkarnai Yusuf, salah seorang anggotanya bernama Ismail hilang sejak satu bulan yang lalu. Sementara Chandra hilang sejak setengah bulan lalu, dan Sonhadi sejak satu minggu lalu.Zulkarnain, yang ditemui wartawan di rumah Syaifuddin Umar --guru ngaji yang ditangkap dan diduga dianiaya oleh polisi--, Jl. Sidotopo Lor, Surabaya, Kamis (19/8/2004), mengaku tidak tahu apakah ketiga anggotanya yang hilang itu terlibat jaringan terorisme. "Saya tidak tahu, dan jangan tanya saya masalah keterlibatan mereka dalam hal apa. Atas hilangnya ketiga aktivis kami akan meminta keterangan dari Polda Jatim," katanya.Zulkarnain mengaku hanya tahu seputar hilangnya Sonhadi. Kabar hilangnya Sonhadi diperoleh dari isteri yang bersangkutan. Menurut isterinya, sekitar seminggu lalu Sonhadi masih mengantarkan susu keledai ke rumah Haji Abdul Aziz di daerah Pondok Candra.Sonhadi kemudian berkeliling menjual susu, dan dijemput seseorang di daerah Ngagel, Surbaya Kamis pekan lalu. Sekitar pukul 14.00 WIB isteri Sonhadi menerima telepon dari suaminya yang mengabarkan kalau dirinya saat itu sedang ada bisnis. Setelah itu telepon langsung ditutup. "Seakan-akan ada yang memerintahkan telepon ditutup. Sebab Sonhadi seperti masih ingin bicara banyak tapi selesai menyatakan sedang ada bisnis, gagang telepon langsung ditutup," kata Zulkarnain mengutip keterangan isteri Sonhadi.Ditambahkan Zulkarnain, dirinya juga memperoleh informasi dari Majelis Mujahidin Solo bahwa ketiga anggota mereka juga hilang sejak sepekan lalu. Karena itu Zulkarnain menduga sedang aksi penangkapan terhadap aktivis Muslim. (gtp/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini