Remaja yang Dipukuli di Pasar Pramuka Meninggal di RSCM

Remaja yang Dipukuli di Pasar Pramuka Meninggal di RSCM

M Rizki Maulana - detikNews
Senin, 11 Jun 2012 08:41 WIB
Remaja yang Dipukuli di Pasar Pramuka Meninggal di RSCM
Jakarta - Evan Mulyadi (16) seorang remaja yang menjadi korban pengeroyokan gerombolan jalanan, telah meninggal. Korban yang sebelumnya sempat dirawat di RS tidak bisa tertolong lagi jiwanya karena luka yang dialami sudah terlalu parah.

"Iya mas sudah meninggal sekitar pukul 03.00 WIB pagi tadi. Saya sempat lihat kondisinya dia sebentar, tapi karena tidak kuat saya keluar dan pulang. Sekitar pukul 03.30 saya ditelepon orang tuanya dan bilang anaknya sudah meninggal," ujar Sekretaris KPAI, M Ihsan saat berbincang dengan detikcom, Senin (11/6/2012).

Menurut Ihsan, pihak RSCM tidak bisa memberikan pertolongan maksimal karena alat ventilator atau alat bantu pernapasan yang ada di ICU RSCM sudah terpakai semua. Menurutnya, pihak RSCM menjanjikan memberikan ventilator ke Evan pada hari Selasa namun ternyata jiwanya sudah tidak tertolong lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seharusnya RSCM bisa membantu untuk memberikan skala prioritas. Saya sudah berbicara banyak dengan Direktur RSCM tadi malam memepertanyakan masalah tersebut," keluhnya.

Sementara itu, agar kejadian ini tidak terulang lagi, Ihsan meminta kepada pihak kepolisian segera menangkap. Ia ingin kekerasan yang melibatkan para remaja, apalagi yang berunsur sadis itu untuk segera ditangkap.

"Saya minta Kapolres Jaktim dan Kapolsek Matraman untuk menangkap para pelaku. Ini sudah keterlaluan perbuatannya," tutupnya.

Sebelumnya KPAI M mendapat laporan mengenai penganiayaan terhadap dua pemuda, diawali oleh sebuah peristiwa yang diduga merupakan perkelahian antar kelompok pemuda.

EM bersama beberapa temannya dikejar oleh segerombolan anak muda dini hari Sabtu, 9 Juni 2012 jam 23.00 WIB. EM dan teman-temannya dipukuli dengan kayu dan balok kemudia di lempar dari lantai atas pasar pramuka.

"Polisi langsung membawa ke RSCM dan sampai saat ini tidak sadarkan diri tergeletak di RSCM karena kepalanya terbentur lantai," ujar Ihsan dalam keterangannya, Minggu (11/6/2012).




(riz/)


Berita Terkait