Menurut Ketua Bapilu Partai Nasdem, Ferry Mursyidan Baldan, ini adalah bagian dari strategi merekrut caleg berkualitas. Bahwa tidak boleh ada pola transaksional dalam politik.
"Atau bahasa lainnya adalah, 'tidak ada satu rupiahpun' yang harus diberikan kepada partai atau pengurus partai oleh para caleg untuk menjadi caleg Partai Nasdem," ungkap Ferry kepada detikcom, Senin (11/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena jikapun diberikan biaya Rp 5-10 miliar atau berapa besarpun, tidak akan menghasilkan perbaikan dan perubahan, jika besaran itu dimaknai sekedar sebagai 'kebaikan' partai pada caleg," kata Ferry.
Nasdem juga ingin memastikan bahwa jikapun ada bantuan atau support dari Partai Nasdem itu adalah bagian dari pelaksanaan pola rekruitmen yang jauh dari praktek transaksional, dengan tidak ada keharusan untuk mengembalikannya.
"Bentuk pengembalian yang harus dilakukan adalah dengan menghadirkan kinerja yang optimal dalam menjalankan tugas sebagai pejabat publik, tidak mengambil uang rakyat yang ada di APBN/APBD,"tandasnya.
(van/)










































