"Keberanian KPK yang proper dalam membongkar Tipikor di semua sektor, termauk di sektor perpajakan harus kita dukung dan sama-sama kita lawan bila ada upaya kriminalisasi dari pihak manapun," tutur mantan pimpinan KPK Erry Riyana Hardjapamekas di Jakarta, Minggu (10/10/2012).
"Due process of law tetap dijunjung tinggi dengan mengutamakan petunjuk dan/atau bukti permulaan yan mantap dan meyakinkan," sambung Erry.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Transparansi informasi faktual melalui media adalah kunci untuk meraih kepercayaan publik. Saya menyarankan agar mengurangi pernyataan prediktif-hipotetik dan jangan lupa melaporkan kepada publik berbagai upaya pencegahan," ujar Erry.
KPK sebelumnya telah menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan penyuapan terkait kepengurusan pajak ini. Keduanya adalah Tommy Hindratno, Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi Kantor Pelayanan Pajak Pratama, Sidoarjo Selatan, Jawa Timur dan James Gunarjo, seorang wajib pajak yang diduga terkait dengan Bhakti Investama.
Jumat kemarin, KPK menggeledah kantor Bhakti Investama yang berlokasi di gedung MNC Tower, Kebon Sirih, Jakarta. Dari penggeledahan di PT Bhakti Investama tersebut, KPK menyita sejumlah dokumen terkait perusahaan yang jumlahnya sekitar 20 gulungan.
(/riz)










































