Sebetulnya, acara dijadwalkan mulai Senin (10/6/2012) besok. Namun karena kesibukan Presiden, acara dimajukan sehari. Meski begitu, acara tetap berjalan lancar.
Acara dimulai pukul 14.00 Wita di monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar. Ada sejumlah daerah yang akan pawai dengan atribut khas daerah masing-masing. Kegiatan ini akan digelar hingga 9 Juli 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada 600 undangan dan 2.000 masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini.
Pawai terdiri dari Institut Seni Indonesia Denpasar yang menampilkan tradisi Adi Merdangga dan tari Ciwa Nataraja, lalu dilanjutkan dari kontingen Kabupaten Jembrana yang menampilkan Tradisi Satwa Wana.
Setelah itu, Kabupaten Karangasem menampilkan tradisi Cakepung atau mengenjekan dilanjutkan dengan daerah Mataram menampilkan tradisi pelangi budaya Mataram.
Kabupaten Buleleng menampilkan pemuliaan terhadap tokoh panji sakti, sementara Kota Denpasar menampilkan tradisi Nelayan.
Kota Palangkaraya menampilkan tradisi Matangku Hakangkalu, Kabupaten Tabanan Menampilkan tradisi pelestarian Subak, Kabupaten Gianyar menampilkan tradisi pemuliaan terhadap tokoh Kebo Iwa Daerah Maluku.
Kabupaten Badung menampilkan tema Go Green, Kabupaten Bangli menampilkan tradisi Sabha Gede Krapat Lanang khas Trunyan, lalu ditutup dengan Kabupaten Klungkung menampilkan tradisi Nong-Nong Kling.
Acara ini dimeriahkan juga oleh tim dari Universitas Hindu Indonesia, Institut Hindu Dharma Indonesia, Uni Warmadewa Drumband Uni Udayana dan Partisipasi pemuda konghucu Bali.
(mad/gah)










































