"Tujuan kegiatan ini untuk menanamkan awarness kepada pemilih pemula, karena pemilih pemula Pilkada DKI tahun ini 36%. Jadi mereka diarahkan integritasnya dulu," ujar Ketua Panitia dari Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Irawati, di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, (10/6/2012).
Acara yang dimulai dengan menggelar senam pagi itu diikuti oleh sekitar 100 orang peserta, dan 30 anggota anggota KPK sebagai panitia acara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja dalam sambutannya mengajak masyarakat agar dalam Pilkada DKI kali ini memilih calon yang anti korupsi.
"Marilah memilih pemimpin Jakarta yang berintegritas. Bahwa nanti pemimpin kita yang terpilih akan membangun Jakarta yang bersih, lancar, dan yang pasti anti korupsi," ujar Adnan.
Ia menuturkan bahwa ada tiga program dalam kampanye berintegritas kali ini. Pertama, KPK memberikan masukan kepada pemilih pemula untuk menjadi pemilih berintegritas. Kedua, KPK akan mengundang seluruh pasangan calon untuk menandatangani fakta integritas, dan ketiga, seluruh fungsi negara akan bekerjasama dengan KPK untuk mengawal dan menjaga pilkada jauh dari korupsi.
Pantauan detikcom di lokasi, sekitar 30 anggota KPK yang mengenakan seragam putih bertuliskan KPK, pro aktif mengajak masyarakat untuk ikut senam pagi bersama. Kemudian lima orang yang juga panitia, mewarnai tubuhnya dengan cat biru, merah dan kuning, membawa poster bertuliskan INGAT.
Selain senam pagi, KPK juga menampilkan pagelaran tarian daerah dan beat box. Sementara, dua banner berukuran 10x1 meter dibentangkan di lokasi untuk mengumpulkan tanda tangan dari para pengunjung untuk mendukung kampanye pilkada berintegritas. Terlihat, kedua banner itu penuh dengan tanda tangan.
(ahy/ahy)











































