Kapolres Jakarta Barat, Kombes Suntana, menegaskan bila barang bukti senjata api yang diamankan petugasnya dalam penggerebekan di Kampung Ambon adalah airsoft gun, bukan senjata api.
"Itu airsoft gun, bukan senjata api," kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Suntana, dalam keterangannya kepada wartawan, di Polres Jakbar, Jl Letjen S.Parman, Sabtu (9/6/2012).
Menurutnya, senjata tersebut didapatkan dari seorang pria yang menggunakan Honda Jazz yang hendak menuju ke luar kawasan Kampung Ambon. Di dalam kendaraan tersebut, polisi juga menemukan 8 paket kecil sabu siap edar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, sebanyak 30-an polisi dari Polres Jakarta Barat menggelar razia narkotika dan penggerebekan di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat.
Razia yang berlangsung dari pukul 17.30 WIB sampai 19.00 WIB, Sabtu (9/6/2012), polisi mengamankan 8 orang dari 5 lokasi penggerebekan, salah satunya adalah perempuan yang berperan sebagai kasir.
Adapun barang bukti yang disita adalah, 2 handphone, pisau lipat, uang tunai Rp 8,7 juta, 1 linting ganja, 5 plastik klip kecil sisa pakai sabu, 1 paket kecil ganja, 1 alat suntik, 2 paket putau, 1 pucuk gus gun, satu mobil Honda Jazz, 4 unit motor, 37 korek api, 2 timbangan, 24 canglong, 26 bong.
Delapan orang yang diamankan karena terindikasi sebagai pengedar dan bandar saat ini diamankan di Polres Jakarta Barat untuk dimintai keterangan.
(ahy/ahy)











































