Erlinda, warga Citra Gran Cibubur dipolisikan tetangganya Setiadi. Erlinda dilaporkan atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan. Asal muasal persoalan ini karena Erlinda protes atas 8 anjing milik Setiadi yang dianggap mengganggu kenyamanan bertetangga.
"Iya, saya laporkan ke Polsek Pondok Gede, tanggal 7 Juni," kata Setiadi saat berbincang, Sabtu (9/6/2012).
Lebih lanjut, Setiadi enggan berbicara. Dia mengaku sedang rapat. "Sudah ya, saya sedang meeting, nanti saja," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaporan itu pun terjadi karena keributan yang pecah pada Rabu (6/7) malam. Erlinda datang dan marah-marah karena anjing milik Setiadi yang dianggap mengganggu.
Sedang soal protes yang dilakukan soal anjing itu, menurut Lia, keluarganya sudah tinggal lebih lama di Citra Gran. Selama ini pun tidak ada yang protes. Dia juga mengamini memiliki 8 ekor anjing. Namun apabila anjing itu dilepas maka telah dipakaikan tali, dan ada pengawasnya. Anjing itu pun tidak semuanya besar, hanya 4 saja yang besar, sisanya kecil.
"Saya sudah tinggal lebih lama di sana. Bu Erlinda itu baru 3 tahun," tutur Lia.
Sementara itu, pihak Erlinda menepis kalau pihaknya melakukan pelemparan batu. Suami Erlinda, Bambang Heru mengaku, keluarganya protes karena anjing berjumlah delapan itu telah mengganggu kenyamanan bertetangga.
"Jadi pada Rabu 6 Juni, istri saya datang dan menggedor-gedor pintu besi. Kita protes karena anjingnya dibiarkan begitu saja, anak-anak terganggu kadang ketakutan," tuturnya.
Bambang Heru pun sudah mendengar laporan polisi yang dilakukan tetangganya itu. Dia kini hanya bisa pasrah. "Sampai saat ini, istri saya belum dapat panggilan," terangnya.
(ndr/aan)











































