Langkah ini dilakukan akibat situasi keamanan yang semakin tidak kondusif di negara tersebut. Sejak Februari-Mei lalu, Kementerian Luar Negeri telah memulangkan 233 orang termasuk satu jenazah dalam 10 gelombang penerbangan, untuk kemudian diantar oleh petugas BNP2TKI ke daerah asalnya di antaranya Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Lampung, serta Sulawesi Selatan.
"Saat ini pun sedang dipersiapkan kepulangan sekitar 30-an TKI ke Indonesia, dari jumlah 103 TKI yang ada di penampungan Kedutaan Besar RI, Damaskus, Suriah," kata Jumhur dalam siaran pers, Sabtu (9/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di luar itu, ada belasan anggota TNI yang menjadi โobserverโ Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Suriah. Jadi, pemerintah bahu-membahu melakukan berbagai cara penyelamatan maupun tindakan evakuasi untuk TKI/WNI di lokasi terkepung konflik," ujar Jumhur.
Terkait upaya pemulangan, lanjutnya, jika di negara Suriah mengalami larangan terbang maka evakuasi TKI/WNI akan dilakukan menempuh jalur darat ke negara Libanon dan Jordan, hingga selanjutkan diterbangkan ke Indonesia.
Berdasarkan data Pusat Penelitian dan Pengembangan Informasi (Puslitfo) BNP2TKI, total penempatan TKI di Suriah mencapai 11.760 orang. Sebagian besar atau 11.559 merupakan TKI Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) dan 201 terdiri TKI sektor formal yang bekerja di pengguna berbadan hukum atau perusahaan. "Pemerintah juga memberlakukan kebijakan penghentikan sementara (moratorium) penempatan TKI ke Suriah sejak 9 Agustus 2011,"tandasnya.
(van/van)











































