Sutjipto: Koalisi Bukan Untuk Tinggalkan Kedaulatan Rakyat

Sutjipto: Koalisi Bukan Untuk Tinggalkan Kedaulatan Rakyat

- detikNews
Kamis, 19 Agu 2004 11:55 WIB
Jakarta - PDIP, Partai Golkar, PPP, dan PDS secara resmi mendeklarasikan Koalisi Kebangsaan. Dukungan kepada Mega-Hasyim itu ditegaskan bukan untuk meninggalkan kedaulatan rakyat. Sungguh?Deklarasi dilaksanakan di Hotel Grand Melia Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (19/8/2004). Acara dihadiri sekitar 1.200 orang mulai dari kader, pengurus, fungsionaris hingga ketua umum partai.Sekjen PDIP Sutjipto dalam pidato sambutan mengatakan, koalisi dimaksud untuk membangun kerja sama yang harmonis dan membangun kinerja yang lebih baik bagi kepentingan pembangunan bangsa dan negara di masa yang akan datang."Parpol merupakan wadah perjuangan rakyat. Jadi koalisi ini bukan untuk meninggalkan kedaulatan rakyat. Tapi justru sebaliknya, menguatkan kedaulatan rakyat," ujarnya.Sutjipto berharap koalisi segera diikuti oleh parpol lainnya, mengingat juga hadir Ketua Umum PNI Marhaenisme Sukmawati Soekarnoputri, Ketua Umum PKPB R Hartono, dan Ketua Umum PBR KH Zainuddin MZ.Ketua Umum PPP Hamzah Haz dalam sambutannya mengatakan, dukungan terhadap Mega dikarenakan PPP tahu betul visi dan misi Mega. Juga kemampuan Mega dalam me-manage negara selama 3 tahun ini."Tidak seorang pun yang dapat menolak apa yang sudah dicapai Mega. Kalau SBY terpilih, kita jadi opsisi saja. Bila SBY menang dan ada kader PPP yang ikut ke SBY, itu bukan anggota PPP lagi," tukasnya.Sedangkan Ketua Umum PDS Ruyandi Hutasoit dalam sambutannya mengingatkan, koalisi harus tidak melupakan kebutuhan konstituennya, yaitu rakyat. PDS sejak awal mendukung Mega yang mengedepankan komitmen arus terbuka."Pada Pilpres putaran dua, PDS akan mengonsolidasikan mesin politik hingga tingkat grass root. Mesin politik harus berjalan. Kita tidak boleh lengah dan jangan anggap remeh lawan," katanya. (sss/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini