"Khusus alumni STAN, saya saksi yang sah bahwa mayoritas mereka adalah tenaga-tenaga profesional yang tangguh, unggul, bermartabat, dan menjadi andalan kinerja di banyak lembaga pemerintah atau negara, seperti KPK, BPK, BPKP, dan lain-lain. Dan juga di sektor swasta," jelas Erry, Jumat (8/6/2012).
Karenanya, Erry menilai, tak elok bila sejumlah alumni STAN terseret korupsi, kemudian dipukul rata semuanya melakukan praktik tercela itu. Demikian juga dengan universitas yang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erry juga menegaskan, jangan hanya karena alumni yang diduga korupsi, kemudian lembaganya diseret-seret. "Perilaku beberapa individu bukan representasi lembaga yang meluluskan mereka," tuturnya.
(ndr/nrl)











































