Banjir Landa Ambon, Lokasi MTQ Tergenang

Banjir Landa Ambon, Lokasi MTQ Tergenang

M Hanafi Holle - detikNews
Jumat, 08 Jun 2012 13:43 WIB
Banjir Landa Ambon, Lokasi MTQ Tergenang
Ambon -

Hujan deras sejak Kamis (7/6/2012) hingga hari ini membuat sejumlah titik di kota Ambon banjir. Lokasi MTQ Nasional tergenang. Di tempat ini, dijadwalkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono resmi membuka acara tersebut.

Pantauan detikcom, sejumlah ruas jalan dan wilayah kota Ambon dikepung banjir. Sebut saja, Jl. Sam Ratulangi, Jl Rijali, Jl. AY. Patty, Jl. Yan Pays, kelurahan Amantelu, Kompleks IAIN Ambon, Batu Gantung, depan Masjid Raya Alfatah, Jl Sultan Babullah, Kelurahan Silale dan Waihaong, Jl Dr. Latumeten, Kelurahan Pandan Kasturi dan Terminal Mardika.

Bahkan longsor juga terjadi di Batu Gantung Dalam, Kecamatan Nusaniwe.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, pusat pembukaan MTQ, Lapangan Merdeka, di depan kantor Gubernur Maluku juga dikepung banjir. Bagian tengah lapangan yang ditumbuhi rumput dan akan dijadikan sebagai pusat pembukaan ditutupi air.

Aktifitas warga pun terganggu. Sepanjang jalan, arus lalu lintas lengang.

Meski demikian, antusiasme masyarakat dan para kontingen tidak surut dalam mensukseskan MTQ Nasional ke-24 tersebut. Penjagaan ketat terhadap lokasi penyelenggara MTQ dilakukan. Belasan hingga puluhan anggota Brimob dan TNI terlihat di sejumlah ruas jalan dan sudut kota Ambon.

Sementara sejumlah pertokoan di Ambon terlihat para kontingen dari luar daerah tampak sudah mulai belanja oleh-oleh. Meskipun hujan namun tidak sampai mengurangi niat para kontingen MTQ ini untuk mengunjungi pertokoan yang ada di Ambon ini.

Untuk meramaikan MTQ, sekolah, kampus dan instansi pemerintah di Maluku diliburkan hingga Senin esok, kecuali Kampus Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) yang meliburkan mahasiswanya hingga 16 Juni mendatang.

Direncanakan, hari ini, Jumat (8/6/2012), sekitar pukul 19.30 WITA, Presiden SBY akan membuka resmi MTQ Nasional. Namun karena cuaca buruk, pesawat SBY dan rombongan sempat dialihkan ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

(han/trw)


Berita Terkait