"Saran saya, pemerintah pusat melalui instruksi Presiden khususnya aparat intelijen dan aparat keamanan terpadu membentuk tim, turun secara total di Papua mengusut sampai tuntas. Kalau perlu berkantor di Papua," kata Tjahjo dalam pesan singkatnya, Jumat (8/6/2012).
Selain itu, Tjahjo berharap TNI dan Polri terus berkoordinasi untuk mengatasi aksi teror tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada gerakan tanpa bentuk yang seharusnya jajaran intelijen di Papua sudah bisa menengarai dan mendeteksinya akan gelagat dinamika perkembangannya ke arah mana," tuturnya.
Berdasarkan catatan detikcom, sejak 29 Mei hingga 6 Juni 2012 ada 6 peristiwa penembakan dengan korban luka 8 orang. Korban di antaranya warga negara Jerman, warga sipil termasuk 1 anggota TNI.
(fdn/aan)










































