Saksi mata, Uma Mutiara, mengatakan peristiwa terjadi saat korban bermain di sisi rel kereta api di depan rumahnya Jalan Elang, Medan, Sumatera Utara, Kamis (7/6/2012). Ia memang terbiasa bermain di rel kereta tersebut. Biasanya, Uma menjelaskan, Irfan langsung menyingkir dari rel jika mendengar suara kereta yang akan melintas.
Namun saat kereta penumpang dari arah Rantau Prapat melintas di tempat Irfan biasa bermain, ia tak menyingkir seprti biasanya. Irfan terlambat menghindar. Akibatnya tubuhnya terlempar disenggol gerbong kereta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga yang ada di lokasi kejadian langsung mengevakuasi Irfan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum (RSU) Pirngadi Medan. Tempurung kepala Irfan mengalami retak pada bagian pelipis kiri.
Ibu korban, Samsinur Pasaribu, hanya terduduk lemas akibat shock mendapat kabar anaknya tertabrak kereta api.
(trq/mok)











































