"Temannya Anas. Tapi salah kalau saya temen sekolahnya, umurnya saja beda," tutur Mahfud tanpa menjelaskan lebih rinci mengenai pertemuannya dengan Anas.
Hal tersebut disampaikannya usai menjalani pemeriksaan selama 11 jam di kantor KPK, Jl Rasuna Said. Jaksel, Kamis (7/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak ada peran. Saya kontraktor biasa. Saya subkontrak mekanikal elektrik," ujar Mahfud.
Sosok Mahfud Suroso berulangkali diungkap oleh M Nazaruddin. Mantan Bendahara Umum Demokrat itu menyebut Mahfud memiliki peran yang cukup besar dalam kasus Hambalang terkait posisinya sebagai Direktur di PT Dutasari.
Menurut kuasa hukum istri Anas Urbaningrum, Attiyah Lailla, Firman Wijaya, PT Dutasari didirikan oleh orangtua dari Mahfud Suroso. Karena orangtua Mahfud dan orang tua Attiyah sesama kyai yang berasal dari Jawa Timur, maka ketika ditawari untuk bergabung oleh orang tua Mahfud, maka Attiyah mengiyakan.
"Itu diajak saja. Itu orangtua Attiyah dengan orangtua pak mahfud punya hubungan sebagai keluarga kyai di Jawa Timur itu saja," tutur Firman, Kamis (26/4) lalu.
"Dia sama sekali tidak memiliki background bisnis, Itu bisa dicek," sambung Firman.
Sebelumnya, Mahfud Suroso pada Senin (9/4) diperiksa KPK. Mahfud mengaku ditanya soal proyek Hambalang.
(fjp/mok)











































