Dari keempatnya hanya Haryono Umar yang tetap memegang jabatan sebagai penyelenggara negara. Mantan Wakil Ketua Bidang Pencegahan ini kini menjabat sebagai Irjen di Kemendikbud.
Bagaimana nasib tiga yang lain? Mereka memilih jalur berbeda. Mereka menjadi pengajar di berbagai universitas namun tidak menetap.
M Jasin misalnya, dia kini menjadi pengajar pasca sarjana di Padang dan Jakarta. Dia juga menjadi pembimbing disertasi. Namun dia akhir-akhir ini mendapat tawaran dari Kemenperin.
"Ya ada tawaran dari Kemenperin. Tetapi sejauh ini masih mengajar," tutur Jasin yang hari ini kembali datang ke kantor KPK di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (7/6/2012).
'Nasib' yang sama terjadi pada Bibit Samad Rianto. Pria yang sebelum pensiun dari kepolisian menyandang pangkat Irjen ini mengajar di UI dan UNJ.
"Saya mau jadi komisaris perusahaan. Tapi syaratnya perusahaan itu harus mau menerima masukan saya supaya anti terhadap korupsi," ujar Bibit.
Di antara para eks pimpinan itu, Chanda Hamzah yang paling lama menganggur. Dia bahkan sempat tidak bekerja apa-apa selama beberapa bulan.
"Selama beberapa bulan saya menganggur. Terus biasanya ya ceramah mengajar, mengisi kegiatan di BUMN," ujar Chandra yang pernah mencalonkan diri sebagai komisioner OJK ini.
(/)











































